Microsoft Tantang Symantec – McAfee

Posted: 21 November 2008 in Komputer, Software, Teknologi
Tag:, ,

Recana ekspansi bisnis ke ranah anti virus yang bakal dilakoni Microsoft Corp dianggap sebagai langkah penjegalan pangsa pasar Symantec Corp dan McAfee Inc. Namun Microsoft membela diri dengan mengatakan bahwa mereka hanya ingin membuat sebuah produk yang benar-benar berfokus pada proteksi anti malware.

Rumor tersebut berkembang setelah menyebarnya kabar bahwa Microsoft akan meluncurkan program anti malware ciptaannya pada pertengahan tahun 2009. Seolah menambah panas situasi, Microsoft pada hari Selasa lalu secara resmi mengabarkan pada publik bahwa mereka memang berencana untuk memperkenalkan piranti lunak anti malware secara cuma-cuma, setelah keputusan mereka untuk menghentikan pemasaran paket anti virus mereka yang dibandrol seharga USD50.

Runtutan datangnya berita tersebut, kabarnya nilai saham Symantec dan McAfee merosot sedikit demi sedikit dan ditakutkan akan menggeser posisi kedua perusahaan yang tenar sebagai vendor anti virus. Menurut kabar terakhir, nilai saham Symantec turun 9,44 persen ke level YSD11,23 per lembarnya dan turun 6,62 persen ke level USD26,68 per lembarnya.

“Piranti lunak anti malware ini benar-benar berfokus pada 50 hingga 60 persen pengguna PC yang belum punya atau tidak mampu untuk membeli proteksi anti virus atau anti malware berbayar,” terang senior director of product management dari Microsoft’s Online Services and Windows Division, Amy Barzdukas, Kamis (20/11/2008).

Produk terbaru Microsoft yang sudah kondang sebelum diluncurkan tersebut dinamakan Morro. Paket perlindungan ini diklaim bisa memberiakn perlindungan maksimal karena sudah mencakup perlidungan enkripsi, firewall, perlindungan password, pengontrolan akses internet untuk anak-anak, serta program backup data.

Tampaknya produk Microsoft ini memang bernar-benar diciptakan atas dasar kemanusiaan. Walaupun direncanakan akan dijual bebas ke seluruh dunia, kabarnya Microsoft berfokus menyebarkan produk mereka ini ke Brazil karena di daerah tersebut masih banyak pengguna PC yang tak mampu untuk membeli paket anti virus.

Sebagai informasi, istilah malware awalnya datang dari kombinasi kata ‘malicious’ dan ‘software’. Kata tersebut kabarnya diciptakan oleh kalangan hacker sebagai bentuk gerakan mereka untuk menyerang komputer.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s