Razia Software Bajakan Kembali Memakan Korban

Posted: 25 Februari 2009 in Blogroll
Tag:,

Maraknya pembajakan produk Autodesk di Indonesia membuat jengah perusahaan tersebut. Berkerja sama dengan polisi, mereka pun berhasil membongkar perusahaan yang menggunakan peranti lunak ‘haram’.

Sebanyak 6 unit software bajakan jenis AutoCad milik Autodesk menjadi bukti kuat untuk menyeret PT KDK ke proses hukum. Perusahaan yang digerebek pada 16 Febuari itu akan dijerat dengan Pasal 27 ayat 3 Undang-Undang tentang Hak Cipta, dengan ancaman hukuman lima tahun penjara dan denda Rp 6 miliar.

“Saat ini Indonesia menjadi negara nomor 1 di kawasan Asia Tenggara yang membajak produk kami. Setidaknya 70 persen peranti lunak Autodesk tidak menggunakan lisensi,” terang Ronald Chua, License & Compliance Autodesk, saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (23/2/2009).

“Penanganan kasus pembajakan milik Autodesk oleh PT KDK yang berdomisili di Pasar Minggu, saat ini masih dalam tahap pemeriksaan saksi-saksi,” timpal Benhard P Sibrani, kuasa hukum Autodesk.

Kendati pembajakan masih menghantui produk mereka, toh tidak membuat Autodesk menarik diri. Kini, mereka mencoba melakukan pendekatan dengan memberikan sosialisi ke CEO perusahaan di Indonesia. Ditambahkan Ronald, perusahaan yang kerap menggunakan peranti lunak Autodesk bajakan adalah perusahaan konstruksi, desain interior, hingga animasi.

Sayangnya, Ronald tak bisa menyebutkan angka pasti nilai kerugian yang diderita perusahaan. Dia hanya mengatakan bahwa harga software perusahaannya tersebut berkisar USD1.000 hingga USD8.000.
Sumber: okezone.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s